Penulis Topik: Mengenal Angka Nol  (Dibaca 31 kali)

Offline Administrator

  • Administrator
  • Newbie
  • *****
  • Tulisan: 41
  • Karma: +0/-0
    • Lihat Profil
Re:Mengenal Angka Nol
« Jawab #2 pada: Desember 09, 2018, 04:37:31 PM »
Sebagai mahasiswa, tentu kita sudah tidak asing dengan angka 0. Dari mulai masa taman kanak-kanak bahkan sampai sekarang duduk di bangku perkuliahan, kita tidak pernah lepas dari angka 0. Lantas, apakah kita sudah mengetahui pasti bagaimana sebenarnya angka 0 bisa muncul?


Konsep nol sebagai sebuah angka sudah dikenal sejak zaman dahulu oleh bangsa Babilonia. Masyarakat Babilon mengembangkan simbol spesifik untuk membedakan antara besaran. Simbol tersebut berfungsi sama seperti sistem desimal zaman modern yang menggunakan angka nol untuk memisahkan puluhan, ratusan, dan ribuan. Jenis simbol juga muncul di Amerika pada 350 Masehi. Saat itu bangsa Maya mulai menggunakan penanda nol di kalender mereka. Sistem penghitungan kuno ini menggunakan nol sebagai placeholder, bukan angka yang memiliki nilai uniknya sendiri.


Konsep bilangan nol dan sifat-sifatnya terus berkembang dari waktu ke waktu. Hingga pada abad ke-7, Brahmagupta seorang matematikawan India memperkenalkan beberapa sifat bilangan nol. Sifat-sifatnya adalah suatu bilangan bila dijumlahkan dengan nol adalah tetap, demikian pula sebuah bilangan bila dikalikan dengan nol akan menjadi nol.


Dari India, nol berkembang menuju China dan kembali ke Timur Tengah, di mana ia diangkat oleh seorang matematikawan, Muhammad bin-Musa al-Khawarizmi, sekitar tahun 773. Al-Khawarizmi adalah yang pertama kali memperkenalkan penggunaan bilangan nol sebagai nilai tempat dalam basis sepuluh. Sistem ini disebut sebagai sistem bilangan decimal. Perjalanan angka nol terus berlanjut selama beberapa abad hingga akhirnya mencapai Eropa pada 1100-an. Para pemikir seperti ahli matematika dari Italia, Fibonacci, membantu memperkenalkan nol pada khalayak. Angka nol kemudian muncul di karya Rene Descartes, bersama dengan penemuan kalkulus Sir Isaac Newton dan Gottfried Leibniz. Sejak demikian, konsep ‘tidak ada’ itu terus berperan dalam segala perkembangan, dari ilmu fisika, ekonomi, teknik, hingga komputasi.


Berkat penemuan angka nol, maka dunia matematika dijaman sekarang semakin maju, misalnya dengan ditemUkan berbagai rumus seperti rumus sinus, cosinus, tangent ataupun rumus trigonometri. Selain dalam dunia matematika penemuan angka nol ternyata sangat mempengaruhi dunia tegnologi khususnya computer/ digital yaitu ditemukannya gerbang logika dan kode ASCII.


Sumber :
https://teguuuh.wordpress.com/sejarah-ipa/sejarah-angka-nol/
https://techno.okezone.com/read/2017/12/29/56/1837618/ketahui-sejarah-penemuan-angka-nol-yang-penuh-liku


Nice Info nya
thanks..

Offline bintangw

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 3
  • Karma: +0/-0
    • Lihat Profil
Mengenal Angka Nol
« Jawab #1 pada: Desember 09, 2018, 11:47:29 AM »
Sebagai mahasiswa, tentu kita sudah tidak asing dengan angka 0. Dari mulai masa taman kanak-kanak bahkan sampai sekarang duduk di bangku perkuliahan, kita tidak pernah lepas dari angka 0. Lantas, apakah kita sudah mengetahui pasti bagaimana sebenarnya angka 0 bisa muncul?


Konsep nol sebagai sebuah angka sudah dikenal sejak zaman dahulu oleh bangsa Babilonia. Masyarakat Babilon mengembangkan simbol spesifik untuk membedakan antara besaran. Simbol tersebut berfungsi sama seperti sistem desimal zaman modern yang menggunakan angka nol untuk memisahkan puluhan, ratusan, dan ribuan. Jenis simbol juga muncul di Amerika pada 350 Masehi. Saat itu bangsa Maya mulai menggunakan penanda nol di kalender mereka. Sistem penghitungan kuno ini menggunakan nol sebagai placeholder, bukan angka yang memiliki nilai uniknya sendiri.


Konsep bilangan nol dan sifat-sifatnya terus berkembang dari waktu ke waktu. Hingga pada abad ke-7, Brahmagupta seorang matematikawan India memperkenalkan beberapa sifat bilangan nol. Sifat-sifatnya adalah suatu bilangan bila dijumlahkan dengan nol adalah tetap, demikian pula sebuah bilangan bila dikalikan dengan nol akan menjadi nol.


Dari India, nol berkembang menuju China dan kembali ke Timur Tengah, di mana ia diangkat oleh seorang matematikawan, Muhammad bin-Musa al-Khawarizmi, sekitar tahun 773. Al-Khawarizmi adalah yang pertama kali memperkenalkan penggunaan bilangan nol sebagai nilai tempat dalam basis sepuluh. Sistem ini disebut sebagai sistem bilangan decimal. Perjalanan angka nol terus berlanjut selama beberapa abad hingga akhirnya mencapai Eropa pada 1100-an. Para pemikir seperti ahli matematika dari Italia, Fibonacci, membantu memperkenalkan nol pada khalayak. Angka nol kemudian muncul di karya Rene Descartes, bersama dengan penemuan kalkulus Sir Isaac Newton dan Gottfried Leibniz. Sejak demikian, konsep ‘tidak ada’ itu terus berperan dalam segala perkembangan, dari ilmu fisika, ekonomi, teknik, hingga komputasi.


Berkat penemuan angka nol, maka dunia matematika dijaman sekarang semakin maju, misalnya dengan ditemUkan berbagai rumus seperti rumus sinus, cosinus, tangent ataupun rumus trigonometri. Selain dalam dunia matematika penemuan angka nol ternyata sangat mempengaruhi dunia tegnologi khususnya computer/ digital yaitu ditemukannya gerbang logika dan kode ASCII.


Sumber :
https://teguuuh.wordpress.com/sejarah-ipa/sejarah-angka-nol/
https://techno.okezone.com/read/2017/12/29/56/1837618/ketahui-sejarah-penemuan-angka-nol-yang-penuh-liku